Begini Kronologis Crane yang Roboh di Matraman

Rio Manik
Himas Puspito Putra
Sindonews
Polisi masih berjaga di sekitar lokasih robohnya crane pengangkut beton proyek Double Double Track (DDT) di Jalan Matraman Raya, Jatinegara, Jakarta Timur, Minggu (4/2/2018). (Foto: iNews/Rio Manik)

Dua korban lainnya yakni Jana Sutisna dan Joni masing-masing meninggal di Rumah Sakit Premier Jatinegara dan Rumah Sakit Hermina Jatinegara. Jana meninggal akibat luka di kepala sementara Joni meninggal akibat luka di kepala, serta patah tangan kanan dan kiri.

Hingga saat ini, Polisi masih melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian. Polisi mengamankan sejumlah barang bukti seperti, sepatu proyek, helm proyek, rompi proyek, dan KTP korban. Selanjutnya, barang bukti tersebut dibawa ke Polsek Jatinegara untuk proses hukum lebih lajut.

Peristiwa ambruknya crane di proyek double double track (DDT) atau jalur dwiganda ini dibenarkan Senior Manager Humas PT KAI Daop 1 Jakarta Edy Kuswoyo. "Betul, sekitar pukul 05.30 WIB. Launcher Girder DDT tergelincir, antara Manggarai-Jatinegara, di KM 1 + 300 (Matraman )," kata Edy saat dihubungi, Minggu (4/2/2018).

Menurut Edy, kendati ada kejadian itu, perjalanan kereta api dari dan ke Manggarai maupun Jatinegara, masih relatif lancar. Perjalanan kereta jarak jauh maupun Commuter Line tidak terganggu.

Editor : Himas Puspito Putra
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier bakal Bertemu Prabowo di Jakarta Senin Depan

57 tahun lalu

Kecelakaan Maut Minibus Tabrak Truk, 8 Orang Tewas

57 tahun lalu

Jakarta hingga Maluku Sudah Masuk Musim Kemarau, Ini Daftar Wilayahnya

57 tahun lalu

391 Jemaah Haji Kloter Pertama Debarkasi Jakarta Tiba di Tanah Air

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal