“Kita bawa ke Polres Tangerang Selatan untuk kita dalami dalam proses penyelidikan dan penyidikan,” tutur dia.
Kasus dugaan pencabulan itu mencuat usai 13 siswa SDN 01 Rawa Buntu, Serpong, Tangsel mengaku menjadi korban aksi bejat sang guru.
Kepala UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Tangsel, Tri Purwanto, mengonfirmasi belasan orang tua murid telah datang memberikan laporan secara resmi.
"Ada 13 orang tua murid yang datang melapor, dan setelah klarifikasi, sembilan orang akhirnya melapor ke Polres Tangsel," ujar Tri saat dikonfirmasi, Senin (19/1/2026).
Saat ini, pihak UPTD PPA tengah fokus memberikan pendampingan psikologis kepada para korban selama proses hukum berlangsung. Tri menjelaskan rentetan dugaan aksi pencabulan tersebut disinyalir terjadi dalam kurun waktu yang cukup lama di lingkungan sekolah.
"Informasi awal menyebutkan rentangnya terjadi dari Juni 2025 hingga Januari 2026, namun detail teknisnya masih diproses polisi," tutur Tri Purwanto.