Bima Arya Sebut 43 Bayi di Kota Bogor Terinfeksi Covid-19 Sepanjang 2020

Putra Ramadhani Astyawan
Wali Kota Bogor Bima Arya meninjau Rumah Sakit Khusus Ibu dan Anak (RSKIA) Sawojajar, Selasa (26/1/2021). (Foto: Pemkot Bogor)

Bima menambahkan, hingga 25 Januari 2021 Bed Occupancy Ratio (BOR) atau tingkat keterisian tempat tidur isolasi di Kota Bogor menjadi 69,8 persen (terisi 554 dari 794 tempat tidur tersedia). Angka ini turun dari dua pekan lalu yang mencapai 82 persen. 

"Saya minta ke Dinkes merapikan sistem rujukannya. Jadi warga itu sangat baik apabila bisa mengakses satu aplikasi yang disitu bisa tahu informasi, update real time ketersediaan tempat tidur. Ini saya usulkan juga se-Jabodetabek, karena hampir setiap hari saya ditelpon orang Jakarta yang menanyakan di Bogor masih ada apa tidak ruang isolasi," ujar Bima.

Sementara itu, Direktur RSKIA Sawojajar dr Rd Yunina Endang Sari mengatakan, dengan penambahan fasilitas layanan kesehatan ini bisa membantu kebutuhan rujukan, khususnya bagi ibu yang hendak melahirkan atau bayi positif covid-19.

Saat ini, total ada 19 tempat tidur yang disiapkan khusus untuk penanganan covid-19  terdiri dari 2 ruang HCU, 4 ruang Perina (ruang perawatan bayi dengan kondisi yang kurang baik dan memerlukan observasi lebih lanjut), dan 13 perawatan isolasi. RSKIA Sawojajar juga menyiagakan 1 ruang operasi tekanan negatif dan satu ruang bersalin tekanan negatif.

"Karena tingginya kebutuhan rujukan dari ibu dan anak dan ternyata banyak yang kesulitan rujukan untuk mendapatkan ruangan bersalin dan ruang operasi tekanan negatif makanya kita buka fasilitas ini. Harapannya mengurangi resiko kematian atau kesulitan rujukan dari ibu dan anak," ucap Yunina.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
1 hari lalu

MNC Peduli dan Smile Train Indonesia Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis, Gandeng RS Azra Bogor

1 hari lalu

MNC Peduli Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis di Bogor, Bantu Anak Kurang Mampu

4 hari lalu

Yusril soal Persekusi Transpuan di Bogor: Jangan Main Hakim Sendiri!

6 hari lalu

Pendaki Asal Bogor Meninggal di Gunung Merbabu, Diduga akibat Serangan Jantung

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal