Pramono menyebut, hujan menyebabkan sejumlah ruas jalan dan permukiman warga terendam banjir yang menggangu aktivitas masyarakat.
Dia berharap kondisi serupa tidak terulang kembali, sebab hal demikian sangat menganggu mobilitas warga, khususnya pada hari kerja.
"Kalau memang akan terulang kembali, dan mudah-mudahan tidak ya, mudah-mudahan tidak, karena kemarin ketika curah hujan di hari Sabtu-Minggu, kebetulan kan lagi libur panjang. Sehingga tidak memerlukan work from home," kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Rabu (21/1/2026).
Namun, jika kejadian serupa terjadi pada hari kerja, Pemprov DKI Jakarta akan memutuskan penerapan WFH. Hal ini juga berlaku untuk peserta didik untuk melakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ).
"Tetapi kalau kemudian ada indikasi seperti itu dan di hari biasa, saya akan memutuskan untuk dilakukan work from home, terutama untuk anak-anak didik kita," tuturnya.