“Personel Gegana melakukan sterilisasi di area kejadian, sementara personel patroli Brimob membantu menjaga perimeter agar proses olah tempat kejadian perkara dan penanganan di lapangan dapat berlangsung dengan aman,” ujarnya.
Henik menambahkan, informasi awal menyebut ledakan diduga berkaitan dengan tabung gas elpiji. Namun, penyebab pasti ledakan masih didalami petugas.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menegaskan penanganan dilakukan dengan mengutamakan keselamatan masyarakat dan berdasarkan fakta di lapangan.
“Polisi hadir untuk memberikan pertolongan dan memastikan masyarakat terlindungi. Saat ini evakuasi, sterilisasi, dan olah TKP masih berlangsung. Penyebab ledakan akan disampaikan berdasarkan hasil pemeriksaan, sehingga kami mengimbau masyarakat tidak berspekulasi dan memberikan ruang kepada petugas untuk bekerja,” jelas Budi.
Ledakan tersebut terjadi sekitar pukul 18.15 WIB. Akibat kejadian itu, delapan orang dilaporkan dilarikan ke Rumah Sakit Fatmawati dan Sari Asih untuk mendapatkan penanganan medis.