Menurut Pramono, teknologi AI akan digunakan untuk mendesain penataan kawasan kumuh, memetakan penanganan revitalisasi tanpa menggusur masyarakat, hingga mendukung sistem pengawasan melalui CCTV.
Penataan kawasan Tanah Abang dinilai perlu dilakukan mengingat lokasinya yang berada tidak jauh dari pusat kota.
Proyek itu ditargetkan rampung pada 2028. Pramono berharap kawasan tersebut nantinya dapat menjadi lebih tertata dan nyaman bagi masyarakat.
"Betul-betul dalam melakukan pendekatan revitalisasi atau penyempurnaan tempat itu kami menggunakan AI, tidak melakukan penggusuran, dan harapannya di 2028 mudah-mudahan tempat tersebut sudah menjadi jauh lebih cantik," katanya.
Selama ini, Pemprov telah menjalin hubungan sister city dengan sejumlah kota di Republik Korea, seperti Seoul, Jeju, Chungcheongnam-do, dan Nonsan City.