Bus Sekolah DKI Jakarta Dialihkan untuk Antar Pasien Covid-19 ke Tempat Isolasi

Okto Rizki Alpino
Bus sekolah antar pasien Covid-19 (Foto: Istimewa)

Selain dituntut tepat waktu, seluruh petugas pun harus siap selama 24 jam. Sebab, kata dia, permintaan penjemputan tidak bisa diprediksi. Oleh karena itu, petugas dibagi ke dalam beberapa tim.

"Kita sudah bagi tim, jadi minimal satu tim itu ada tujuh orang dan memikiki tugas yang berbeda. Ada yang tugasnya mensurvei tempat kemudian berkoordinasi dengan lokasi evakuasi, kemudian ada yang bertugas memasang dan mencopot APD dan ada yang mengawal bus sampai menyemprotkan disinfektan," ujarnya.

Untuk memastikan petugas terbebas dari penularan Covid-19, petugas memodifikasi kabin penumpang dan kabin pengemudi. Selain itu, petugas yang berhak mengantar pasien Covid-19 ke tempat isolasi pun diseleksi secara ketat.

"Ada 30 orang dari 428 awak bus yang terpilih. Kita seleksi berdasarkan usia, kemudian riwayat kesehatan, kemudian keluarga, kita upayakan yang belum berkeluarga dan yang ketiga keterampilan dalam membawa bus," tuturnya.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
13 hari lalu

Mantan Bintang Arsenal Terancam 5 Tahun Penjara Gegara Sertifikat Vaksin Covid-19 Palsu

17 hari lalu

Kasus Influenza A Mulai Meningkat, Lebih Bahaya dari Covid-19?

22 hari lalu

Warning! Kekeringan di Jakarta Berlanjut Hingga 20 September 2026

23 hari lalu

Gempa M5,9 Guncang Kepulauan Seribu Jakarta, Getaran Terasa hingga Bandung dan Malang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal