Lokasi kebakaran di Cikini, Jakarta Pusat (foto: MPI)
Carlos Roy Fajarta

JAKARTA, iNews.id - Pengurus RW 01 Kelurahan Pegangsaan, Cikini, Jakarta Pusat, menutup akses jalan menuju lokasi permukiman warga di RT 04 dan RT 15 yang terbakar pada Selasa (27/9/2022). Pasalnya mulai banyak pemulung hingga maling yang memanfaatkan kesibukan warga pascakebakaran.

"Tadi pagi sudah banyak ada pemulung. Info tadi pagi ada laporan masuk ke saya dari pengurus RT dari warga yang punya kios. Kemarin sempat dibongkar tapi sudah kita antisipasi adanya pemulung liar dari luar," kata Ketua RW 01 Irawan, Rabu (28/9/2022).

Irawan juga menceritakan ada warga yang kemalingan usai kebakaran yang menghanguskan 16 rumah dan 41 kios tersebut.

"Pascakebakaran semalam ada pembobolan warung, ada hilang dua tabung gas. Kemarin saat kejadian ada warga yang mengambil sisa-sisa kebakaran seperti besi dan seng, namun karena ada laporan dari warga, sehingga warga tersebut dipukuli dan dibawa ke kantor RW," ungkapnya.

"Jangan memanfaatkan kesusahan warga untuk kepentingan pribadi," kata Irawan.

Oleh karena itu pihaknya menutup sementara akses jalan menuju sekitar lokasi untuk menghindari adanya orang-orang yang mengambil keuntungan dari musibah yang dialami warga. Jalan tetap dibuka khusus untuk pemberi bantuan dan petugas pembersih.

"Untuk sementara akses jalan kita tutup di area kebakaran sehingga bisa menghindari pemulung liar masuk. Tapi tetap dibuka untuk kunjungan dari pejabat, pemberi bantuan, serta pembersihan sisa puing bangunan warga," ujar Irawan.


Editor : Reza Fajri

BERITA TERKAIT