Cerita Pengantin Tertua Menikah Untuk Kali Ketiga di Malam Tahun Baru

Wildan Catra Mulia
Aditya Pratama
Mahdi, 76 tahun dan Watinah, 63 tahun menjadi pengantin tertua pada nikah massal yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta di Thamrin 10, Jakarta. Senin (31/12/2018). (Foto: iNews.id/Wildan Catra Mulia)

3 Pasangan dari Kebon Sirih

Lurah Kebon Sirih Indarto mengatakan, tiga warganya mengikuti kegiatan nikah massal di pengujung pergantian tahun 2018. Dia merasakan kebahagiaan yang sama seperti yang dialami warganya.

Dia juga turut memuji program positif Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Mengingat, nikah massal kali ini merupakan tahun kedua.

"Kegiatan ini sangat positif sekali karena kegiatan ini mungkin untuk menampung bagi warga nikah massal ataupun isbat nikah bagi yang sudah nikah tapi belum ada suratnya. Ini lebih baik daripada terjadi hal yang tidak diinginkan. Apalagi di kami juga ada yang masih usia muda ya, usia 18 tahun," kata Indarto kepada iNews.id di Kantor Kelurahan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (31/12/2018).

Dia juga berharap kepada warganya yang mengikuti nikah massal agar dapat membangun suatu keluarga yang sakinah mawadah warahmah.

"(Semoga) jadi keluarga yang bener-bener sesuai dengan ajaran kita, ya ikuti perintah-Nya dan juga untuk ke depannya mungkin peserta lain akan diikutkan lagi setiap tahun, dan diharapkan kita tiap tahun sekali selalu diadakan nikah massal ini," katanya.

Berikut daftar nama-nama para mempelai yang mengikuti nikah massal dari Kelurahan Kebon Sirih, Menteng, Jakarta Pusat;
1. Natasya dan Tedi
2. Sumi dan Marko
3. Diah dan Angga

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mendata seluruh peserta nikah massal dalam memeriahkan perayaan Tahun Baru 2019. Tercatat 557 pasangan akan mengikuti acara yang diselenggarakan di Jalan MH Thamrin, Senin (31/12/2018) malam itu.

"Jumlahnya 557 pasangan, terdiri atas 336 pasang isbat nikah dan 221 pasangan baru," kata Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Senin (31/12/2018).

Nikah massal ini dikhususkan untuk masyarakat berpengahasilan menengah ke bawah yang belum menikah atau sudah menikah tapi belum diakui secara hukum negara.

Editor : Djibril Muhammad
Artikel Terkait
Megapolitan
5 jam lalu

Pemprov Jakarta bakal Renovasi 663 Rumah Warga, Anggaran Rp55 Juta per Unit

Megapolitan
6 jam lalu

Pramono Anung Resmikan Program Bedah Rumah, Target 663 Unit Tahun Ini

Megapolitan
1 hari lalu

Taman Bendera Pusaka Buka 24 Jam, Pramono: Bukan Tempat untuk Tidur!

Megapolitan
6 hari lalu

Pemprov DKI Tambah Kuota Mudik Gratis Jadi 30.774 Orang, 709 Bus Disiapkan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal