Sambodo menjelaskan dengan ETLE, polisi tidak lagi menghentikan kendaraan pelaku kejahatan itu. Para pelaku kejahatan secara otomatis terekam dengan jelas.
"Dia tinggal ke kantor balik, dia keluarkan semua recording kemudian ada foto yang jelas melanggar kita verifikasi datanya sesuai kemudian kita kirimkan. Nah setelah kita berikan surat konfirmasi," tuturnya.
Dia yakin dengan kamera ELTE nantinya dapat meminimalisir tingkat kriminalitas di Jakarta. Selain itu, mempermudah polisi mengidentifikasi dan pelacakan pelaku kriminalitas.
"Bisa dibayangkan di Jakarta saja sudah ada 150 kamera ETLE, semakin sempit ruang gerak kriminalitas, orang atau pelaku tidak akan bisa kabur," ujarnya.