DKI Miliki Tempat Pengelolaan Sampah Sendiri, Anies Minta Dipercepat

Wildan Catra Mulia
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Foto: iNews.id/Wildan Catra Mulia)

Selain itu, Anies menuturkan, ada deadline penggunaan Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang yang juga habis pada 2021. Artinya, TPST Bantargebang sudah tidak bisa lagi menampung sampah warga Jakarta.

“Saya minta direview lagi agar dikebut supaya lebih awal karena kita punya deadline 2021,” tutur dia.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu mengatakan, pengoperasian ITF Sunter bisa lebih dari 25 tahun. Selama itu akan dapat dimanfaatkan untuk mengakomodir sampah rumah tangga di Jakarta yang berkisar 8.000 ton per hari, meski kapasitas ITF Sunter hanya bisa menampung 2.200 ton sampah per hari.

“Ini diharapkan bisa beroperasi lebih dari 25 tahun. Insyaallah bisa mengelola sampah dari semua wilayah di Jakarta,” kata Anies.

Editor : Khoiril Tri Hatnanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Warga Jakarta Bisa Nobar Piala Dunia 2026 di GOR, Pemprov Siapkan Fasilitas Khusus

57 tahun lalu

Pramono Anung Buka Suara soal Tarif Transjabodetabek, Tak Semua Rute Akan Naik

57 tahun lalu

Pramono Setuju Ciangir Jadi Lokasi Penampungan Kompos, Yakin 9.000 Ton Sampah Tertangani

57 tahun lalu

Warga Pondok Kelapa Jaktim Olah Sampah dengan Biopori, Pramono: Semoga Wilayah Lain Iri

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal