Doni Monardo Beri Masukan ke Anies Terkait Pembatasan Angkutan Umum

Wildan Catra Mulia
Kepala BNPB Doni Monardo memberikan sambutan di rumah dinas bupati Kepulauan Sangihe, Senin (6/1/2020). (Foto: Antara).

JAKARTA, iNews.id - Pembatasan angkutan massal di Jakarta menimbulkan penumpukan penumpang di sejumlah stasiun dan halte sehingga memperbesar potensi penyebaran virus korona. Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Doni Monardo mengaku sudah berkoordinasi dengan Gubernur Jakarta, Anies Baswedan.

Sejumlah masukan diberikan Doni kepada Anies. Doni mengaku berkoordinasi dengan Anies, hari ini, Senin (16/3/2020) sekitar pukul 15.00 WIB.

"Pak Anies sudah koordinasi dengan Gugus Tugas. Saya anjurkan di setiap stasiun dan halte disiagakan petugas agar penumpukan penumpang dapat diantisipasi," kata Doni dalam konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta.

Doni berharap dengan penempatan petugas membuat kepadatan penumpang dapat terpantau. Kemudian informasi itu disampaikan ke operator angkutan umum agar segera melakukan penambahan armada supaya kepadatan penumpang di dalam angkutan maupun stasiun atau halte bisa dikendalikan.

Menurutnya operator harus sigap memastikan keamanan dan keselamatan masyarakat. Selain itu Doni menyarankan agar petugas sering mengingatkan penumpang melalui pengeras suara untuk menjaga jarak.

"Gunakan pengeras suara untuk peringatkan penumpang agar jaga jarak lebih dari satu meter. Dengan mitigasi ini akan membantu," ujarnya.

Kepadatan penumpang terpantau di Halte Puri Beta 2, Halte Pinang Ranti hingga Halte Pulogadung. Selain itu kepadatan juga terpantau di Stasiun Bogor dan Stasiun MRT Lebak Bulus serta Fatmawati.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
3 jam lalu

Operasi Modifikasi Cuaca Digencarkan, BNPB Ungkap Karhutla di Papua Selatan Berkurang

4 jam lalu

Waspada! Bibit Siklon Tropis Muncul, Antisipasi Cuaca Ekstrem di Sejumlah Wilayah

6 jam lalu

KPK Periksa Adik Ipar Eks Kepala BNPB Suharyanto, Dalami Pengadaan Bermasalah

19 jam lalu

BNPB Sebut Titik Api Karhutla di Papua Selatan Turun 78 Persen, Kini Tersisa 65

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal