DEPOK, iNews.id - Kota Depok, Jawa Barat kini berstatus zona merah atau berisiko tinggi terhadap penularan covid-19. Status itu belum beranjak dari Kota Depok selama dua pekan terakhir.
Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana menyebut tingginya kasus covid-19 disebabkan masih tingginya mobilitas warga.
“Zona merah sudah dua pekan. Belum turun dari pekan lalu,” kata Dadang di Depok, Minggu (20/12/2020).
Dadang menyebut pihaknya kini sedang melakukan rekonsiliasi data dengan pemerintah pusat. Pasalnya terjadi kesenjangan data antara daerah dengan pusat.
"Dari Pusdatin Kemenkes dan Pikobar kita undang untuk rekonsiliasi data. Ini tidak hanya di Depok, tetapi juga terjadi di wilayah Bodebek lainnya. Nah ini kan akan berpengaruh terhadap perhitungan, sedangkan data yang ada di kita datanya real-time,” ucapnya.