Formula E Dikritik, Gerindra: Untungnya Jangka Panjang, Bukan Kayak Jualan Gado-Gado

Wildan Catra Mulia
Wakil Ketua DPRD dari Fraksi Partai Gerindra Muhammad Taufik. (Foto: iNews.id/Wildan Catra Mulia)

"Iya kalau soal anggaran, tergantung kebutuhan ya saya kira. Sulit untuk membandingkan apple to apple ya. Karena, pertama kita baru. Jadi saya kira di situ posisinya. Buat daya yang paling prinsip, bahwa Pemerintah Pusat dalam hal ini Setneg juga tidak melarang. Kan sederhana aja," tuturnya.

Sebelumnya anggota Fraksi PDIP Gilbert Simanjuntak menyebut, biaya yang dikeluarkan Anies Baswedan terkait FOrmula E mencapai Rp1,16 Triliun. Biaya itu membengkak dua kali lipat dari anggaran yang dikeluarkan pemerintah Hongkong yang hanya sebesar HKD 250-300 juta atau setara dengan Rp540 miliar.

"Dari besaran anggaran tidak bisa dengan jelas ditangkap mana yang jadi leading sector untuk kegiatan ini, karena dana paling besar dipegang oleh Jakarta Propertindo yang bisnis utamanya infrastruktur, padahal target adalah menaikkan jumlah turis (Dinas Pariwisata) ke Jakarta atau Indonesia," ujar Gilbert.

Editor : Djibril Muhammad
Artikel Terkait
Nasional
15 hari lalu

Dasco Ungkap Thomas Djiwandono Mundur dari Gerindra sejak 31 Desember 2025  

Nasional
16 hari lalu

Masuk Bursa Deputi Gubernur BI, Thomas Djiwandono Mundur dari Gerindra

Nasional
1 bulan lalu

Gerindra Dukung Kepala Daerah Dipilih DPRD, Soroti Mahalnya Biaya Kampanye  

Nasional
3 bulan lalu

Respons Dasco soal Budi Arie Mau Gabung Gerindra: Saya Belum Dengar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal