Harga Kedelai Naik, Pengrajin Tahu Tempe Jabodetabek Buat Petisi

hambali
Pengrajin tahu tempe yang tergabung dalam Pusat Koperasi Produsen Tempe Tahu Indonesia (Puskopti) DKI Jakarta mogok produksi. (Foto: ilustrasi/Okezone)

Beberapa pekan ini harga kedelai naik sekitar 35 persen dari harga sebulan sebelumnya. Harga tiap kilo yang semula Rp7.000, kini menjadi Rp10.000.

"Itulah yang menyebabkan para pengerajin mogok produksi, karena tidak sanggup membeli kedelai dengan harga yang sangat mahal. Sementara pemerintah seperti diam saja dan tidak mengambil tindakan apapun terhadap kenaikan harga kedelai ini," tuturnya.

Para pengrajin menduga, kenaikan harga kedelai yang terus terjadi tiap tahun akibat dari permainan para kartel. Apalagi jika melihat Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor : 24/M-DAG/PER/5/2013 Tentang Ketentuan Import Kedelai dalam Rangka Stabilitas Harga Kedelai.

"Peraturan ini dianggap menghambat tumbuhnya importir-importir baru, yang menyebabkan importir lama semaunya menentukan harga dan melakukan kesepakatan harga atau kesepakatan pembagian wilayah pemasaran. Hal ini jelas bertentangan dengan undang-undang nomor 5 Tahun 1999 tentang praktek monopoli dan persaingan usaha yang tidak sehat," katanya. 

Salah satu pengrajin tahu tempe yang melakukan aksi mogok produksi, Tarjumi (56), menerangkan, dia sudah tak mampu lagi meneruskan usahanya jika harga kedelai tak kunjung terkendali. Setiap hari, kata dia, bukan lah menghitung untung melainkan menambah kerugian.

"Kita mogok 3 hari ini, akibatnya nggak ada pemasukan buat rumah. Kami hanya ingin agar pemerintah mengerti apa yang kami rasakan. Usulan kami agar hal ini tidak terus terulang, kami minta agar kedelai itu berada di bawah Bulog, sehingga mudah diawasi," ujarnya.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
6 hari lalu

BMKG: Asap Karhutla Mulai Menjauh dari Jabodetabek

27 hari lalu

Anggota DPRD DKI Kawal Modifikasi Cuaca Jabodetabek, 1 Ton Garam Disemai Picu Hujan

3 bulan lalu

Mentan Amran Dorong Perguruan Tinggi Kembangkan Benih Kedelai Unggul, Percepat Swasembada

3 bulan lalu

Penumpang KRL Jabodetabek Tembus 181,6 Juta Orang di Semester 1 2026, Naik 7 Persen

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal