”Kemudian bertemu beberapa ruas jalan lain seperti Asia Afrika, Gerbang Pemuda, yang memang biasanya di Layang Ladokgi itu terjadi antrean yang cukup panjang, sampai jam segini, termasuk juga yang akses masuk Jakarta yang dari wilayah barat ke timur, memang terlihat meriah namun tidak sampai terjadi kepadatan,” ujarnya.
Kondisi tak kalah mencolok juga terlihat di Simpang Susun Semanggi. Titik yang selama ini dikenal sebagai simpul kemacetan kini tak lagi dipenuhi antrean kendaraan mengular. Meski begitu, Komarudin menjelaskan bahwa perlambatan arus masih terjadi di beberapa titik tertentu, terutama akibat pertemuan arus lalu lintas dari berbagai arah.
”Saat ini yang kami pantau di beberapa ruas jalan di antaranya yang dari arah barat, Slipi ke arah timur ke Semanggi. Ini tidak lebih disebabkan karena faktor crossing,” tutur dia.
Ia menambahkan, pertemuan jalur busway, akses keluar tol dalam kota, hingga arteri dari Slipi menuju Semanggi memang masih menyebabkan perlambatan. Namun situasinya tetap terkendali dan tidak sampai memicu kemacetan parah.