Meski demikian, Budi memastikan dugaan adanya orang yang dibayar menjadi mahasiswa dalam deklarasi tersebut masih diinvestigasi. Polda Metro Jaya mendalami bagaimana orang-orang tersebut bisa hadir dengan mengenakan jas almamater.
“Nah, makanya ini audit, investigasi didalami, kenapa mahasiswa bayaran tadi dalam tanda kutip bisa berada di situ menggunakan jas almamater,” ucap dia.
Budi menyatakan, hasil penyelidikan akan disampaikan setelah proses pendalaman dilakukan secara menyeluruh. Pihak yang terbukti bertanggung jawab menyewa mahasiswa tersebut juga akan dikenai sanksi.
“Hasil penyelidikan apa, nanti akan saya sampaikan secara lengkap. Nah, setelah itu komprehensif, paripurna, kami akan sampaikan pasti, dan siapa yang bertanggung jawab terhadap itu pasti akan ada sanksinya,” jelas dia.