JAKARTA, iNews.id - Seorang jurnalis media online nasional, Aryodamar kehilangan ponsel saat meliput acara Zikir dan Doa Kebangsaan di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Sabtu (1/8/2026). Damar, sapaan akrabnya, diduga menjadi korban aksi pencopetan.
Damar awalnya berada di depan panggung acara untuk meliput jalannya kegiatan dan kemudian mengambil gambar salat Magrib berjemaah. Setelah itu, dia berpindah ke tenda media guna mencari sinyal internet agar dapat mengirimkan hasil liputan.
Namun, belum sampai ke tenda media, dirinya sempat berdesakan dengan jemaah yang hadir dalam kegiatan tersebut, tepatnya di dekat toilet portabel. Tak lama kemudian, Damar menyadari salah satu handphone telah hilang.
“Kami sempat salah jalan, ke arah pintu masuk. Jadi disuruh ke arah pintu keluar yang benar. Nah pas lagi nyari akses yang benar itu, saya sempat merasa disenggol orang. Nggak lama dari situ, saya sadar HP (iPhone 13) saya hilang,” ucap Damar kepada wartawan.
Selanjutnya, Damar melaporkan kejadian yang dia alami ke pos polisi dekat Stasiun Gambir. Di sana, Damar mengetahui dirinya bukan satu-satunya orang yang kehilangan barang ketika hadir dalam acara tersebut.