Ibu Hamil di Tangsel Dipaksa Isolasi, Keluarga Protes Swab Tak Akurat

hambali
Ilustrasi Ibu hamil. Keluarga protes karena ibu hamil dipaksa swab padahal negatif (Foto: Reuters)

Selanjutnya, saat itu juga EF diharuskan test PCR oleh rumah sakit. Dia pun dipindah dari ruangan perawatan umum ke ruangan isolasi. "Akhirnya pada saat itu dipindahin, EF ini langsung di PCR. Dia dimasukkin ruang isolasi, ruangan itu nggak layak," paparnya lagi.

Keesokan harinya, Minggu 13 Februari, hasil swab PCR keluar dengan hasil negatif Covid. Saat itu bertepatan dengan selesainya masa perawatan di rumah sakit. Pada sore hari, EF dan bayinya pun dibawa pulang ke rumah.

"Hasilnya negatif. PCR itu keluarnya pas mau pulang. Nggak dipindah lagi (ruang isolasi), karena pas mau pulang kan," ucapnya.

Kejadian itu membuat keluarga pasien kecewa dan melampiaskannya dalam selembar surat yang ditujukan ke beberapa instansi. Pihak Puskesmas sudah mendatangi kediaman EF dan menyatakan permintaan maaf langsung.

"Intinya saya sudah melayangkan surat secara formal, saya melaporkan ini kepada kepala dinas (Kesehatan), Ketua DPRD, BKPP, dan wali kota," tuturnya.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
12 hari lalu

Belum 6 Bulan Sudah Hamil Lagi, Apa ASI Bayi Bisa Terhenti?

14 hari lalu

Mantan Bintang Arsenal Terancam 5 Tahun Penjara Gegara Sertifikat Vaksin Covid-19 Palsu

18 hari lalu

Kasus Influenza A Mulai Meningkat, Lebih Bahaya dari Covid-19?

1 bulan lalu

Ibu Hamil Dilarang Makan Ikan Mentah, Ini Bahayanya Kata Dokter

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal