Sebagai bagian dari program tersebut, Pemprov DKI juga bekerja sama dengan pusat perbelanjaan dan sektor perhotelan untuk menghadirkan festival diskon hingga 70 persen guna mendorong aktivitas ekonomi selama periode libur Lebaran.
Sementara itu, Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin mengatakan, pihaknya akan memberlakukan tarif Rp1 untuk seluruh relasi dan lintas pelayanan LRT Jabodebek pada momen Idulfitri 2026. Tanggal Idulfitri yang dipakai adalah yang sesuai ketetapan pemerintah.
"Melalui kebijakan tarif Rp1 untuk LRT Jabodebek pada H1 dan H2 lebaran 2026, KAI ingin menghadirkan kejutan yang menyenangkan sekaligus mendorong semakin banyak masyarakat memanfaatkan transportasi publik yang aman, nyaman, dan terintegrasi," ujar Bobby dalam keterangannya, Kamis (19/3/2026).
Menurutnya, kebijakan ini merupakan bagian dari komitmen KAI untuk menghadirkan layanan transportasi publik yang semakin mudah dijangkau masyarakat pada masa libur lebaran.
Kebijakan tarif khusus ini diharapkan dapat meningkatkan minat masyarakat menggunakan LRT Jabodebek sebagai pilihan mobilitas di kawasan perkotaan, terutama pada periode libur lebaran yang identik dengan tingginya aktivitas perjalanan.
Agar pelaksanaan program ini berjalan lancar, kata dia, KAI melalui LRT Jabodebek telah menyiapkan sejumlah langkah antisipatif. Persiapan tersebut meliputi optimalisasi petugas pengamanan, kesehatan, dan layanan di stasiun maupun kereta, pengaturan kepadatan penumpang di area peron, gate, serta titik-titik yang berpotensi padat, disertai perhatian khusus bagi pelanggan prioritas.