"JakLingko adalah nama yang kita adopsi untuk memberikan pesan terintegrasi. Jak artinya Jakarta. Lingko ini adalah sebuah nama dari Manggarai, Nusa Tenggara Timur yang di sana digunakan untuk menggambarkan jejaring dalam sistem persawahan di tanah adat Manggarai,” kata Anies lagi.
Anies menyebut JakLingko sebuah payung yang menaungi semua transportasi umum di Jakarta. Integarasi tak hanya secara fisik tapi juga pelayanan, tarif, pembayaran dan juga informasi.
Anies mengatakan harapannya nanti cukup dengan menggunakan kartu JakLingko untuk terintegrasi semua transportasi. “Bahkan ke depan akan menggunakan digital bisa pakai HP, bisa pakai alat-alat yang lain untuk sebagai alat penandanya," tuturnya.