"Memang ada beberapa yang memaksakan untuk tetap parkir, kemudian menimbulkan kepadatan lalu lintas di kawasan itu, yang area harusnya kami larang parkir, mereka tetap memaksa dan ini tentu ada perdebatan dan seterusnya, ini yang menyebabkan kepadatan lalu lintas disana," tuturnya.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengunjungi pembukaan Tebet Eco Park yang berada di bilangan Tebet, Jakarta Selatan. Anies menjadi sosok penting yang meresmikan ruang hijau publik tersebut karena dinaungi oleh Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Distamhut).
Anies meresmikan tempat tersebut sebagai hasil revitalisasi Taman Tebet menjadi Ruang Terbuka Hijau (RTH). Anies menyampaikan adanya perkembangan teknologi dalam masyarakat urban Ibu kota, alam selalu menjadi korban dari perkembangan zaman.
"Pemanfaatan teknologi telah membuat alam menderita, maka dari itu tanggung jawab kita sekarang menjadi warga urban yang mengembalikan alam menjadi sehat," ujar Anies dalam sambutan peresmiannya, Sabtu (23/4).
Anies menilai kehadiran Tebet Eco Park sebagai jawaban dari bentuk tanggung jawab warga Jakarta yang hendak menyelamatkan alam. Baginya, seluruh makhluk hidup yang ada di Ibu Kota berhak untuk merasakan kehidupan yang nyaman.
"Tidak hanya manusia yang difasilitasi, semua makhluk hidup berhak merasakan kehidupan yang nyaman dan sehat di kota ini. Itulah Tebet Eco Park," tutur Anies menegaskan.