Sehingga, semakin sering wilayah Jakarta diguncang gempa maka perlu ada asesmen untuk mengecek kesehatan bangunan gedung terutama melihat apakah ada retakan-retakan akibat gempa yang tidak boleh diabaikan untuk keselamatan.
“Jika Jakarta makin sering diguncang gempa maka perlu ada asesmen dari efek “swing” dari bangunan tinggi guna menjaga kesehatan gedung dari microcracks yang mungkin terjadi dan ini tidak boleh diabaikan,” kata Daryono.