Jakpro Utang Rp3,6 T ke Bank Dunia Bangun Tempat Pengelolaan Sampah

Wildan Catra Mulia
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan saat melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan tempat pengelolaan sampah energi listrik atau Intermediate Treatment Facility (ITF) di Sunter, Jakarta Utara, Kamis (12/20/2018). (Foto: iNews.id/

"Jangka pengembaliannya selama masa konsesi gitu ya dan banyak skenario yang akan kita pikirkan," ujar Dwi.

Dia mengatakan, ITF yang dibangun di Sunter mampu mengonversikan sampah menjadi energi listrik menggunakan teknologi yang ramah lingkungan. Teknologi tersebut, menurut dia, sudah terbukti di banyak negara Eropa dan Asia.

Tidak hanya itu, dia menambahkan, teknologi itu sudah memenuhi standar Uni Eropa yaitu European Union Directive 2010/75/EU.

Seperti yang diketahui, ITF mampu menghasilkan tenaga listrik sebesar 35 Megawatt setiap harinya. Berdasarkan keterangan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, listrik yang dihasilkan ITF akan dijual untuk dikelola PLN.

Terkait dengan sistem pengelolaan ITF nantinya, Dwi menyebutkan, pengelolaannya terutama dalam hal biaya yang perlu dikeluarkan Pemprov untuk pengelolaan sampah, sedang dikaji konsultan internasional. Hasil tersebut nantinya diajukan dalam Raperda pada 2019 nanti.

Editor : Djibril Muhammad
Artikel Terkait
2 hari lalu

4 TPS di Jatinegara Jaktim Ditutup gegara Sampah Kerap Berserakan ke Badan Jalan

5 hari lalu

Pramono Instruksikan DLH Bersihkan Tumpukan Sampah di Depan SD Kedaung Kali Angke Jakbar

5 hari lalu

Tumpukan Sampah Tutupi Akses SD di Jakbar, Pramono Ancam Sanksi Perusahaan Sampah Ilegal

6 hari lalu

Pramono Minta Guru PAUD Ajarkan Anak Pilah Sampah: Jadi Pengingat ke Orang Tuanya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal