Kadinkes DKI Sebut Varian Baru Covid 19 Mudah Menyebar dan Lebih Mematikan

Komaruddin Bagja
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Widyastuti menyebut varian baru Covid-19 cukup merepotkan. (Foto MNC Portal).

Pemprov DKI Jakarta telah bekerja sama dengan berbagai pihak untuk menambah fasilitas isolasi mandiri, seperti Rusun Nagrak Cilincing, Wisma PMII, dan Wisma Ragunan. Nantinya lokasi itu akan menjadi fasilitas tambahan bila Wisma atlet mengalami lonjakan pasien Covid-19.

Selain penambahan kapasitas BOR, menurut Widyastuti, Pemprov DKI Jakarta juga tengah mengusulkan kepada Pemerintah Pusat untuk menambah tracer (petugas yang akan melakukan pelacakan), di mana para tracer memegang peran penting untuk melakukan deteksi dini. "Sehingga, pengendalian dapat dilakukan dengan baik," katanya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan kembali memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro hingga 28 Juni 2021. Perpanjangan PPKM mikro segera dilakukan Pemprov DKI Jakarta untuk mencegah ibu kota memasuki fase genting penanganan covid-19 akibat melonjaknya pasien dalam beberapa hari terakhir.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
Megapolitan
3 hari lalu

Dinkes DKI Catat 3 Kasus Positif Hantavirus, 6 Suspek Dipantau

Internasional
8 hari lalu

Thailand Temukan Varian Baru Virus Corona, Berbahayakah?

Nasional
8 hari lalu

Puan Minta Pemerintah Tak Anggap Sepele Hantavirus, Jangan Sampai Terulang Seperti Covid-19

Internasional
12 hari lalu

Heboh Wabah Hantavirus, Trump: Semua Terkendali!

Health
13 hari lalu

Mungkinkah Hantavirus Jadi Pandemi Baru? Ini Jawaban Ahli Epidemiologi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal