Melalui program Polisi Peduli Pengangguran (Poliran), Dadang turut mendorong kolaborasi untuk membantu warga mendapatkan pelatihan keterampilan dan kesempatan kerja. Pembahasan juga mencakup pemberdayaan masyarakat serta penataan kawasan permukiman yang membutuhkan perhatian agar lingkungan menjadi lebih layak dan nyaman.
Selain itu, kedua pihak menyoroti pentingnya pembentukan karakter sejak dini melalui keterlibatan polisi dalam kegiatan mengajar dan edukasi di sekolah. Materi yang diberikan mencakup pencegahan perundungan, pembiasaan adab dan etika di ruang publik, kepatuhan terhadap aturan, serta kepedulian terhadap keselamatan diri sendiri dan orang lain.
Penguatan keamanan berbasis teknologi juga menjadi pembahasan, termasuk peningkatan pemanfaatan kamera pengawas atau CCTV dan sistem keamanan pada layanan transportasi umum untuk mengantisipasi tindak kejahatan.
Kedua pihak berharap koordinasi tersebut dapat memperkuat sistem pengamanan kota sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat saat beraktivitas dan menggunakan fasilitas publik.
"Keamanan tidak bisa dibangun oleh polisi sendiri. Dengan semangat Polisi Bersama Masyarakat, kami ingin memperkuat pencegahan, pemberdayaan masyarakat, serta berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat dalam menyelesaikan berbagai persoalan di Jakarta," kata Dadang.