Kasus Bunuh Diri WN Prancis Tersangka Pencabulan Anak, Polisi: Nggak Ada yang Aneh

Muhamad Rizky
Ilustrasi. (Foto: IST)

Setelah dilakukan perawatan selama tiga hari, akhirnya Franss meninggal dunia pada Minggu, 12 Juli 2020, malam.

Kabid Dokkes Polda Metro Jaya Kombes Umar Shahab membeberkan hasil diagnosa tim dokter terkait kematian Franss di dalam sel Rutan Polda Metro Jaya. Kata Umar, hasil diagnosa menunjukkan bahwa ada bekas jeratan kabel di bagian leher Franss.

Selain itu, Franss juga didiagnosa mengalami retak tulang belakang bagian leher. Retak tulang belakang bagian leher itu diduga akibat jeratan kabel. Hal itu, membuat otak dan beberapa organ tubuh Franss kekurangan oksigen yang pada berdampak pada kematian.

"Diagnosa dari dokter yang merawat jelas hasil rontgen ada retak tulang belakang di leher. Jadi menyebabkan sum-sumnya itu kena jerat menyebabkan suplai oksigen ke otak dan organ-organ penting itu berkurang, itu yang menyebabkannya (meninggal)," kata Umar di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (13/7/2020).

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
10 hari lalu

8 Tentara AS Kru Gugus Tempur USS Abraham Lincoln Berusaha Bunuh Diri Selama Perang Iran

24 hari lalu

Kemenkes Ungkap Dampak Bunuh Diri, 1 Kasus Pengaruhi 30 Orang di Sekitar

24 hari lalu

Angka Bunuh Diri di Indonesia Terus Naik, Kemenkes Minta Jangan Menghakimi Korban

25 hari lalu

Kronologi Mayat Pria Ditemukan di GBK, Bermula dari Sinyal SOS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal