Kasus DBD di Bogor Tembus 750 Orang, 4 Meninggal

Putra Ramadhani
Kasus DBD di Bogor tembus 750 orang. (Foto: Ilustrasi/Ist)

"Angka penderita tertinggi terdapat pada Tahun 2022 dan angka meninggal dunia tertinggi pada tahun 2022 dan 2023. Jumlah kasus DBD tahun 2023 lebih rendah dibandingkan jumlah tahun 2022," ungkapnya.

Untuk upaya pengendalian DBD, lanjut Retno, pihaknya Menerbitkan Surat Edaran Kesiapsiagaan Peningkatan Kasus DBD pada musim penghujan pada tanggal 20 Januari 2024. Meningkatkan peran serta masyarakat dalam upaya pengendalian vektor nyamuk Aedes Aegypti sesuai Gerakan 1 Rumah 1 Jumantik (G1R1J) dengan melaksanakan kegiatan pemberantasan nyamuk secara mandiri.

"Mengadakan pertemuan secara virtual dengan kecamatan, kelurahan dan puskesmas dalam merumuskan strategi Penanggulangan Peningkatan Kasus DBD di Kota Bogor," pungkasnya.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tragis! 3 Anak Meninggal Dunia akibat Suhu Panas Ekstrem di Paris

57 tahun lalu

Innalillahi, Ayah Cella Kotak Meninggal Dunia

57 tahun lalu

Terungkap! Ini Penyebab 3 Calon Manajer Kopdes-Kampung Nelayan Meninggal saat Latsarmil

57 tahun lalu

Bertambah, Calon Manajer Kopdes-Kampung Nelayan Meninggal saat Latihan Militer Jadi 3 Orang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal