Kasus Pemerkosaan oleh Anak Anggota Dewan, Ayah Korban Tolak Anaknya Dinikahi Pelaku

Abdullah M Surjaya
Ilustrasi, kasus pemerkosaan. (Foto: Istimewa).

BEKASI, iNews.id - Kasus pemerkosaan yang dilakukan oleh AT (21), anak dari anggota DPRDKota Bekasi memasuki babak baru. Sebelumnya, keluarga tersangka berencana menikahkan anaknya dengan korban, meski proses hukum terus berjalan.

Keinginan keluarga tersangka langsung ditolak keras oleh keluarga korban. Ayah korban, D (42) tidak ingin melanggar UU Perkawinan karena putrinya berinisiap PU masih remaja, yakni berusia 15 tahun.

"Dari undang-undang perkawinan sudah jelas (dilarang menikahi di bawah umur), saya ini enggak akan mau mengikuti pelanggaran dari undang-undang perkawinan negara kita," ujar ayah korban di Bekasi, Kamis (27/5/2021). 

Selain itu, dia juga meragukan niat tersangka serius untuk menikahi putrinya. Dia khawatir pernikahan dengan tersangka justru menyebabkan anaknya menderita karena hubungan tidak akan bertahan lama.

"Dari segi moral, anak saya sudah dirusak begitu biadabnya dia, kemudian akhlak dia di mana? Apa mungkin ke depannya bisa langgeng (jika menikah)," katanya. 

Menurutnya, saat dihadirkan dalam konferensi pers di Polres Metro Bekasi Kota, tersangka mengatakan tidak ada rasa sayang terhadap anaknya. Dia berharap tersangka dihukum setimpal dengan perbuatannya.

"Waktu press rilis sudah jelas tidak pernah mengatakan sayang, ternyata dia menjilat ludahnya sendiri," ucapnya. 

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
8 jam lalu

Pramono Sindir Wali Kota Bekasi soal Halte Transjabodetabek Belum Beres-Beres: Nanti Kami Bangunin

15 jam lalu

Pemprov ​DKI dan Pemkot Bekasi Perbarui Kerja Sama Bantargebang, Uang Kompensasi Rp362 Miliar

7 hari lalu

Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Terbukti Aniaya Warga, Divonis 10 Bulan Penjara

13 hari lalu

Polisi Gerebek Sarang Narkoba di Bekasi, 9 Orang Ditangkap dan 12 Paket Sabu Disita

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal