Di samping itu, lanjut Bima, terdapat 1 orang yang sudah dinyatakan sembuh. Sedangkan, warga lainnya masih menjalani isolasi di pusat isolasi BPKP Ciawi.
"Ada satu orang yang sembuh. Yang lainnya masih isolasi. Tapi gejalanya ringan saja dan satu di rumah sakit. Mengenai sampel yang dibawa ke Kemenkes (genome sequencing) belum ada kabar. Mudah-mudahan beberapa hari ke depan," ungkapnya.
Sementara itu, Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo mengatakan bahwa kasus di perumahan ini menjadi pelajaran bagi seluruh masyarakat. Ada 12 instansi yang diterjunkan menangangi pasien positif maupun warga yang sehat di perumahan tersebut.
"Kejadian ini menjadi evaluasi bagi masyarakat Kota Bogor bahwa sebetulnya kita belum tentu sehat. 12 instansi fokus menangani Griya Melati baik medis bagi warga positif termasuk bagi warga sehat. Kita evaluasi terus harian atau pertiga hari berdasarkan dinamika tren positif di perumahan ini," kata Susatyo.