“Musibah ini akan kami usut tuntas dan transparan melalui pendekatan scientific crime investigation. Setiap keputusan berpijak pada fakta yang terungkap, sebagai wujud tanggung jawab kami kepada keluarga korban dan masyarakat,” tegas Putu Kholis.
Dalam kecelakaan tersebut, total terdapat 12 korban yang terdiri atas perempuan, laki-laki, dan anak-anak. Enam orang dinyatakan meninggal dunia, sedangkan enam lainnya mengalami luka-luka. Namun, jumlah tersebut masih dalam proses verifikasi kepolisian.
Putu Kholis menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban meninggal dunia serta berharap para korban luka segera pulih.
“Kami berduka sedalam-dalamnya atas berpulangnya enam warga dalam kecelakaan truk molen di Jalan Cut Mutia. Begitu laporan kami terima, seluruh anggota langsung dikerahkan agar pertolongan dapat diberikan secepat mungkin. Doa kami menyertai keluarga yang ditinggalkan, juga mereka yang terluka agar lekas pulih,” ujarnya.
Dia juga mengimbau masyarakat agar tidak menyebarluaskan foto maupun video korban demi menghormati keluarga yang tengah berduka. Perkembangan penanganan kasus akan disampaikan melalui saluran resmi kepolisian.
“Kami mohon agar foto maupun video para korban tidak disebarluaskan, demi menghormati duka orang-orang terdekat mereka. Perkembangan informasi akan kami sampaikan melalui saluran resmi kepolisian,” pungkasnya.