Penghematan air tidak harus dilakukan dengan langkah besar. Warga dapat memulainya dari kebiasaan sehari-hari, seperti memastikan keran tertutup rapat setelah digunakan serta tidak membuang-buang air ketika melakukan berbagai aktivitas rumah tangga.
Selain menghemat penggunaan air, masyarakat juga diminta memantau informasi cuaca dan peringatan dini dari sumber resmi. Informasi tersebut penting untuk mengetahui perkembangan kondisi kekeringan di wilayah masing-masing.
Kewaspadaan menjadi semakin penting apabila kondisi kering berlangsung lebih lama. Masyarakat perlu bersiap menghadapi kemungkinan dampaknya terhadap ketersediaan air.
BPBD DKI Jakarta mengimbau warga tetap waspada dan siaga menghadapi potensi dampak kekeringan.
Dengan melakukan penghematan sejak sekarang, masyarakat diharapkan dapat membantu menjaga ketersediaan air sekaligus mengurangi risiko yang mungkin muncul apabila kondisi kekeringan berlanjut.
Jangan tunggu air mulai sulit didapat. Menghemat air dari sekarang menjadi salah satu langkah sederhana yang bisa dilakukan setiap warga Jakarta untuk menghadapi potensi kekeringan.