Kelakar Pramono Soal Cuaca Panas Ekstrem: Terpenting Jakarta Bahagia, Hati Tidak Panas

Muhammad Refi Sandi
Kelakar Pramono Soal Cuaca Panas Ekstrem: Terpenting Jakarta Bahagia, Hati Tidak Panas (Foto: Ist)

Guswanto menambahkan, beberapa faktor menyebabkan suhu udara terasa lebih menyengat dari biasanya. Di antaranya adalah pergeseran semu matahari ke wilayah selatan Indonesia yang meningkatkan intensitas radiasi matahari, minimnya tutupan awan, serta masa pancaroba  peralihan dari musim kemarau ke musim hujan  yang ditandai dengan suhu udara tinggi dan cuaca tidak menentu.

“Minimnya tutupan awan, sehingga sinar matahari langsung menyentuh permukaanbumi tanpa banyak hambatan. Kemudian masa pancaroba, yaitu peralihan dari musim kemarau ke musim hujan, yang biasanya ditandai dengan suhu udara yang tinggi dan cuaca yang tidak menentu,” ujar dia.

Editor : Komaruddin Bagja
Artikel Terkait
Megapolitan
3 jam lalu

Pramono Fokus Normalisasi Sungai untuk Atasi Banjir Jakarta, Belum Mau Tambah Sumur Resapan

Megapolitan
8 jam lalu

Pramono Belum Akan Tambah Sumur Resapan untuk Atasi Banjir, Ini Alasannya

Megapolitan
10 jam lalu

Pramono Minta Dinas SDA Tambah Pompa untuk Sedot Air Banjir di Daan Mogot

Megapolitan
10 jam lalu

Detik-Detik Pohon Tumbang Timpa SPBU di Senen gegara Hujan dan Angin Kencang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal