Kepala Badan Pengelola Aset Daerah DKI Jakarta Mengundurkan Diri

Komaruddin Bagja
Kepala Badan Pengelola Aset Daerah (BPAD) DKI Jakarta, Pujiono mengundurkan diri dari jabatannya. (Foto: ilustrasi/Antara)

Sayangnya, banyak aset daerah yang status fisiknya tidak ditemukan. Ketika fasilitas sosial (fasos) dan fasilitas umum (fasum) ingin diambil alih oleh Pemprov DKI Jakarta, hal itu tak dapat dilakukan dan akhirnya aset tak terinventarisasi.

"Contoh, perumahan A harus menyerahkan fasos-fasum kepada negara dengan hitungan sekian. Tapi ini kadang-kadang sudah bertahun-tahun tidak juga diserahkan. Karena sudah terlalu lama, si pengembang sudah tidak ada di situ lagi. Bisa jadi perusahaannya sudah bangkrut atau ganti nama. Pada akhirnya, APBD tidak bisa masuk ke fasos-fasum yang belum diinventarisasi aset DKI," ujarnya.

Dia pun menyarankan agar pejabat pengganti harus memiliki keterampilan mengelola aset DKI Jakarta. 

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
11 jam lalu

Pramono Sebut 34 Kebakaran di Jakarta Berhasil Dicegah, Begini Kuncinya

1 hari lalu

Pramono Siapkan Saringan Sampah di 11 Sungai Jakarta, Ini Lokasinya

1 hari lalu

29 Perusahaan Pengangkut Sampah di Jakarta Kena Sanksi, Ini Pelanggarannya

16 hari lalu

Pramono Promosikan Potensi Investasi Jakarta di Forum U20 New York

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal