Kepala Badan Pengelola Aset Daerah DKI Jakarta Mengundurkan Diri

Komaruddin Bagja
Kepala Badan Pengelola Aset Daerah (BPAD) DKI Jakarta, Pujiono mengundurkan diri dari jabatannya. (Foto: ilustrasi/Antara)

Sayangnya, banyak aset daerah yang status fisiknya tidak ditemukan. Ketika fasilitas sosial (fasos) dan fasilitas umum (fasum) ingin diambil alih oleh Pemprov DKI Jakarta, hal itu tak dapat dilakukan dan akhirnya aset tak terinventarisasi.

"Contoh, perumahan A harus menyerahkan fasos-fasum kepada negara dengan hitungan sekian. Tapi ini kadang-kadang sudah bertahun-tahun tidak juga diserahkan. Karena sudah terlalu lama, si pengembang sudah tidak ada di situ lagi. Bisa jadi perusahaannya sudah bangkrut atau ganti nama. Pada akhirnya, APBD tidak bisa masuk ke fasos-fasum yang belum diinventarisasi aset DKI," ujarnya.

Dia pun menyarankan agar pejabat pengganti harus memiliki keterampilan mengelola aset DKI Jakarta. 

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Logo 5 Abad Jakarta Diluncurkan, Pramono: Simbol Kota Global

57 tahun lalu

Pramono Ungkap Misi Besar Menuju 5 Abad Jakarta, Ini yang Jadi Prioritas

57 tahun lalu

Viral Ganjil Genap di 28 Gerbang Tol Jakarta, Ini Penjelasan Polisi

57 tahun lalu

Khitanan Massal Gratis Digelar di Jakarta untuk 2.000 Anak, Ini Lokasinya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal