Kerugian Banjir Jakarta 2020 Lebih Rendah daripada 2015, 2014, dan 2013

Wildan Catra Mulia
Pengendara melintasi banjir yang menggenangi Jalan Dr Sutomo di kawasan Pasar Baru, Jakarta Pusat, Selasa (25/2/2020). (Foto: Antara/Fanny Octavianus)

“Kita bandingkan dengan tahun sebelumnya masih dikategorikan sangat rendah karena recovery-nya (pemulihannya) sangat cepat. Surutnya banjir di Januari 2020 itu sangat cepat. Kalau 2007 itu sampai 10 hari surutnya, makanya berdampak sangat besar kerugiannya,” katanya.

Pada acara diskusi yang sama, Ketua Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI), Sarman Simanjorang mengatakan, banjir pada 1 Januari 2020 dipastikan jauh lebih besar kerugiannya dibandingkan dengan banjir pada 25 Februari kemarin. Sebab, momen Tahun Baru, seharusnya warga bisa menikmati hari libur dengan berpergian ke tempat wisata di Ibu Kota.

“Karena 1 Januari itu kan tahun baru, jadi banyak pusat destinasi wisata sangat sepi dan kerugiannya tentu sangat besar, kalau sekarang (banjir 25 Februari) kerugiannya tidak lebih besar,” kata Sarman di Jakarta, Jumat (28/2/2020).

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
7 hari lalu

BI Ungkap Pemicu Rupiah Sempat Sentuh Rp18.000 per Dolar AS, Siap Jaga Stabilitas

7 hari lalu

Cadangan Devisa RI Naik Tipis jadi 145,6 Miliar Dolar AS pada Juni 2026

8 hari lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah, Dekati Level Rp18.000 per Dolar AS

11 hari lalu

Daftar Harga Pangan 3 Juli 2026: Bawang Merah-Cabai Kompak Turun, Daging Sapi Naik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal