"Tersangka kemudian mengumpulkan sejumlah rekannya dan mendatangi lokasi kejadian dengan membawa senjata tajam jenis parang serta senjata api rakitan," ungkap Imron.
"Setibanya di lokasi, kelompok tersebut melakukan penyerangan secara bersama-sama dengan menggunakan senjata tajam dan senjata api," sambungnya.
Saat ini, polisi masih mengejar pelaku lain yang terlibat dalam penyerangan tersebut. Imron memastikan identitas para pelaku yang masih buron telah diketahui.
Peristiwa penembakan dan pembacokan yang mengakibatkan tiga warga menjadi korban itu terjadi pada Rabu (14/10/2026) sore.
Kejadian bermula ketika ketiga korban sedang bersantai di bantaran kali. Mereka kemudian didatangi sejumlah orang tak dikenal yang turun dari kendaraan dan langsung melakukan penyerangan.