Selain wisata edukasi, masyarakat bisa memanfaatkan berbagai layanan publik yang tersedia di Balai Kota. Layanan tersebut antara lain pengurusan paspor, SIM Keliling, Samsat Keliling, pemeriksaan kesehatan gratis, pembukaan rekening Bank Jakarta, hingga layanan perizinan berusaha.
"Namu Balai Kota ini membuka pintu-pintu ruang balai kota sebagai ruang publik bagi warga untuk mengenal lebih dekat pusat pemerintahannya, dan dipakai untuk kebutuhan masyarakat Kota Jakarta," tandasnya.
Sebelum diluncurkan, program Namu Balai Kota telah menjalani uji coba pada 3 Oktober 2026. Saat itu, sekitar 300 warga mendaftar secara online untuk berkunjung, baik melalui aplikasi JAKI maupun situs web.