Pelaku Teror Bom Sekolah di Tangsel Gunakan Nomor Nigeria, Minta Tebusan Setengah Miliar

Riyan Rizki Roshali
Polisi memeriksa area sekolah internasional di Tangerang Selatan usai menerima ancaman bom melalui pesan digital. (Foto: Ilustrasi)

“Jika kamu tidak mengirimkan uang tersebut, kami akan segera meledakkan perangkat itu. Laporkan ke polisi, kami akan meledakkannya di tempat itu,” tulis pesan tersebut.

Dua sekolah yang menjadi sasaran teror yakni Jakarta Nanyang School di kawasan Pagedangan, Kabupaten Tangerang dan Mentari Intercultural School di Kecamatan Pondok Aren, Tangerang Selatan.

Ancaman pertama diterima Jakarta Nanyang School pada pagi hari, disusul Mentari Intercultural School siang harinya. Kedua sekolah langsung berkoordinasi dengan aparat kepolisian untuk memastikan keamanan para siswa dan staf.

Kapolres Tangerang Selatan AKBP Victor Inkiriwang memastikan hasil pemeriksaan di dua lokasi tersebut menunjukkan tidak ada bahan peledak maupun perangkat mencurigakan yang ditemukan.

“Hasilnya tidak ditemukan adanya bom atau bahan peledak sesuai dengan informasi teror yang disampaikan,” ujar Victor kepada wartawan, Selasa (7/10/2025).

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
10 bulan lalu

2 Sekolah Internasional di Tangerang Dapat Ancaman Bom, Polisi Buru Pelaku

10 bulan lalu

Begini Kronologi 2 Sekolah Internasional di Tangsel Dapat Ancaman Bom 

10 bulan lalu

2 Sekolah Internasional di Tangsel Dapat Ancaman Bom, Tim Jihandak Dikerahkan

11 bulan lalu

Kronologi Temuan Bom di Sentani, Sempat Dipikul Pelajar untuk Dijual Tiba-Tiba Keluar Api

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal