Senada dengan Fatimah, Arum yang yang juga PKL juga mempertanyakan mengapa dirinya sampai sekarang tidak dipindahkan ke dalam Kawasan Masjid Istiqlal.
"Malah pedagang baru semua yang di dalam. yang diluar (pedagang lama) tidak diutamakan. kita kan sudah lama di sini," kata Arum.
Pedagang suvenir cendera mata khas Jakarta, Ocid, juga merasa tidak nyaman dengan relokasi ini. Sebab Masjid Istiqlal merupakan salah satu kawasan yang dituju oleh turis dari berbagai kota maupun mancanegara.
"Apalagi saat bulan Ramadan pengunjung akan banyak. Saya kan jual aksesoris oleh-oleh khas dari Masjid Istiqlal atau Monas. Kalau saya di relokasi ke Palmerah, saya nggak terima. Karena dagangan saya kan bukan baju dan sendal," kata Ocid.