"Warung itu tahunya itu dia sudah berganti nama menjadi Dian dan nggak da yang tahu ASR itu siapa. Awalnya kan dia pengamen, karena kan hasilnya juga berat dia mencoba melamar pekerjaan. Lebih milih di sana karena biaya hidup lebih murah," ungkapnya.
Selain itu, tersangka juga diketahui menggelapkan uang milik rekan-rekannya sebesar Rp 1 juta. Uang itu sedianya untuk membayar pembuatan baju kelompok tersangka tetapi tidak kunjung dibayarkan.
"Jadi dia itu memesan baju kepada temannya juga yang sudah jadi, uang itu harusnya dilakukan pelunasan namun malah untuk kabur," tambahnya.
Hingga akhirnya, polisi mendapatkan informasi keberadaan tersangka di Yogyakarta. Tersangka yang masih di bawah umur itu pun ditangkap di warung.
"Waktu itu dia sedang melayani karena memang sebagai pelayanan," tutupnya.
Seperti diketahui, seorang pelajar berinisial AS meninggal dunia usai dibacok di sekitaran Simpang Pomad, Kota Bogor pada Jumat 10 Maret 2023. Korban dibacok dengan senjata tajam ketika hendak menyeberang jalan oleh pelaku yang menaiki motor.