Pemkot Depok Siapkan Sanksi bagi Pelanggar PSBB Corona

Antara
Ilustrasi, titik pemantauan PSBB di wilayah Kota Depok. (Foto: Antara).

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, Jawa Barat menyiapkan sanksi administratif hingga pidana bagi pelanggar pembatasan sosial berskala besar (PSBB) sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Sanksi tersebut dalam rangka menegakkan disiplin untuk mencegah penyebaran virus corona (Covid-19).

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Percepatan Covid-19 Kota Depok Dadang Wihana mengatakan, untuk sanksi administratif bagi pelanggar PSBB dalam penanganan virus corona di Depok yang tercantum dalam Peraturan Wali Kota (Perwali) 32 diatur tentang sanksi administratif berupa teguran lisan, teguran tertulis, pembubaran dan penghentian sementara kegiatan.​​​​​​​

"Untuk melengkapi penegakkan aturan PSBB, sudah diterbitkan Peraturan Wali Kota Depok Nomor 32/2020 tentang Perubahan atas Peraturan Wali Kota Nomor 22/2020 tentang PSBB dalam Penanganan Covid-19 di Depok," ujar Dadang di Depok, Senin (11/5/2020).

Dia menuturkan, masih terjadi penambahan kasus setiap hari yang disebabkan oleh import case dan transmisi lokal serta masih tingginya pergerakan orang. Atas dasar itu Wali Kota Depok, Forkopimda dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 telah rapat evaluasi PSBB II dan menyepakati untuk perpanjangan PSBB II.

​​​​​​​Menurutnya, tren perkembangan kasus konfirmasi, orang tanpa gejala (OTG), orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP) pada masa sebelum PSBB, PSBB I dan PSBB II saat ini cenderung menurun rata-rata per hari.

"Semoga dalam perpanjangan PSBB nanti kita tetap konsisten dalam melaksanakan protokol pemerintah dan pengaturan PSBB untuk kebaikan semua," ucapnya.
​​​​​​

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
Internasional
8 hari lalu

Thailand Temukan Varian Baru Virus Corona, Berbahayakah?

Nasional
8 hari lalu

Puan Minta Pemerintah Tak Anggap Sepele Hantavirus, Jangan Sampai Terulang Seperti Covid-19

Internasional
12 hari lalu

Heboh Wabah Hantavirus, Trump: Semua Terkendali!

Health
13 hari lalu

Mungkinkah Hantavirus Jadi Pandemi Baru? Ini Jawaban Ahli Epidemiologi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal