Pemprov DKI: Belum Ada Warga Langgar Aturan Resepsi Pernikahan saat PSBB Transisi

Harits Tryan Akhmad
Ilustrasi resepsi pernikahan. (foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta masih belum memberikan izin masyarakat untuk menggelar resepsi pernikahan selama pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi di tengah pandemi virus corona (Covid-19). Kabar baiknya, hingga saat ini belum ditemukan warga ibu kota yang melanggar aturan tersebut.

Hal itu disampikan Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta, Cucu Kurnia. "Belum (ada yang ditemukan melanggar)," kata Cucu saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (5/8/2020).

Pemprov DKI Jakarta, menurut Cucu, sejauh ini hanya memperbolehkan acara akad nikah dengan jumlah maksimal 30 orang. Pembatasan jumlah orang itu juga sesuai Surat Edaran (SE) Kementerian Agama (Kemenag).

"Berdasarkan SE Kemenag maksimum 30 orang," ucapnya.

Cucu memaparkan, pelanggar aturan akad nikah akan dikenakan sanksi Rp10 juta sesuai Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 51 tahun 2020 tentang PSBB transisi. Jika resepsi pernikahan dilakukan dalam gedung, pihak pengelola juga akan mendapatkan sanksi.

"Kalau di gedung, nanti yang ditindak pengelola gedungnya," ujarnya.

Editor : Djibril Muhammad
Artikel Terkait
18 jam lalu

Blok M Bakal Berubah, MRT Jakarta Beberkan 5 Konsep Baru Fase Ultimate

2 hari lalu

Ayo ke Jakarta Timur Career Fest, 2.000 Lowongan Kerja dari 37 Perusahaan Tersedia

2 hari lalu

Pramono Bicara Penanganan Sungai Lintas Wilayah, Pemprov DKI Fokus Normalisasi 13 Jalur Air

3 hari lalu

Daftar 11 Sungai di Jakarta Bakal Dipasangi Saringan Sampah, Cegah Mengalir ke Hilir

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal