JAKARTA, iNews.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan merenovasi 663 rumah warga yang masuk dalam program bedah rumah 2026. Program ini merupakan kerja sama dengan Baznas (Bazis) Jakarta.
"Untuk tahun 2026, kita merencanakan berapa, sekitar 600-an ya dan yang di tahun 2025 sudah terlaksana semuanya," kata Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (16/3/2026).
Dia menjelaskan satu rumah yang direnovasi membutuhkan anggaran Rp50 juta hingga Rp55 juta. Selama proses renovasi, pemilik rumah akan disediakan tempat tinggal sementara seperti rumah kontrakan atau kos dengan biaya sewa yang ditanggung.
"Jadi anggaran yang dibutuhkan antara Rp50 juta sampai dengan Rp55 juta," tuturnya.
Adapun, peresmian program ini ditandai dengan penyerahan 26 unit rumah yang telah selesai dibedah.
"Hari ini secara resmi akan ada penyerahan 26 rumah yang terdiri dari Jakarta Pusat 10 rumah, Jakarta Barat 2 unit, Jakarta Selatan 11 unit, Jakarta Utara 1 unit, dan Jakarta Barat 2 unit," ucap Pramono.