“Saya tahunya dari warga teriak ada asap. Pas saya lari, ngambil air satu ember, langsung gede. Udah enggak keburu lagi api,” ujar Aldi, Jumat, (29/5/2026).
Dia menduga api berasal dari instalasi listrik salah satu rumah. Menurutnya, titik api pertama kali terlihat dari atas plafon rumah warga.
Aldi juga menyebut api sempat menyambar sepeda motor hingga terdengar ledakan saat kebakaran berlangsung.
“Datangnya dari plafon, nyamber motor meledak,” katanya.
Sebelumnya, Kasie Ops Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat, Syaiful Kahfi, mengatakan sebanyak 27 rumah warga terdampak dalam kebakaran tersebut.
“Objek yang terdampak sebanyak 27 rumah tinggal,” ujar Syaiful Kahfi dalam laporannya, Jumat (29/5/2026).