"Bagus mental sampai kira- kira 15 meter. Waktu saya cek dia masih sadar. Ammar dan Wisnu tidak sadarkan diri. Sudah kejang- kejang, akhirnya kita bawa mereka ke rumah sakit," kata Fajar.
Nyawa Wisnu dan Ammar tidak tertolong. Menurut Fajar, keduanya mengalami luka dalam berupa pendarahan di kepala serta luka lainnya. Adapun Bagus luka berat di bagian lengan kiri.
Peristiwa tragis ini terungkap dari unggahan unggahan @renimerdk di media sosial Twitter. Cuitan tersebut menceritakan kisah adiknya Bagus yang mengalami kecelakaan saat mengendarai Grabwheels di kawasan Gelora Bung Karno.
Unggahan serupa dicuitkan Nita Lutfi Andari. Kakak Ammar ini menuturkan, setelah menabrak, pengendara mobil langsung kabur.
”Mobil mengenai seluruh rombongan. Pada saat menabrak mobil langsung kabur. Beruntungnya bamper dan pelat mobil tersebut jatuh di sekitar TKP. Polisi melacak plat mobil pelaku dan menangkap pelaku tersebut,” kata Nita saat dihubungi iNews.id.
Dia menuturkan, pengendara mobil diduga kuat dalam kondisi mabuk. Dia meminta Polda Metro Jaya segera mengusut kasus ini. Nita juga meminta Grab Indonesia meningkatkan faktor keselamatan atas layanan mereka.