Dia menuturkan, saat itu korban kaget dan langsung tancap gas dengan kecepatan tinggi hingga hilang kendali menabrak tembok besar.
Menurutnya, pelaku langsung mengambil tas korban berisi uang Rp230.000, satu unit handphone. Sementara, korban sebelum meninggal sempat dirawat di rumah sakit selama empat hari.
"Karena motornya ngebut, korban langsung menabrak tembok dan terjatuh. Korban sempat dirawat karena kondisinya luka parah," tuturnya.