Meski kawasan tersebut telah ditelusuri, kucing milik korban belum berhasil ditemukan.
Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota Kompol Verdika Bagus Prasetya mengatakan, polisi masih mendalami rangkaian kejadian, termasuk keterangan HP mengenai keberadaan terakhir kucing tersebut.
"Kami telah meminta keterangan para pihak dan menelusuri informasi yang diperoleh. Setiap fakta kami periksa secara objektif, termasuk pengakuan yang bersangkutan mengenai bagaimana kucing itu terlepas, sehingga penanganannya didasarkan pada keterangan yang dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Verdika saat dihubungi awak media, Sabtu (17/10/2026).
Verdika menambahkan, kedua pihak telah sepakat menyelesaikan perselisihan secara damai. Meski demikian, kepolisian tetap berkoordinasi dengan pemilik kucing untuk membantu menemukan hewan peliharaan tersebut.
“Kami menghargai kesepakatan yang telah dicapai. Saat ini, keberadaan kucing masih menjadi perhatian dan kami berharap bantuan informasi dari masyarakat dapat mempercepat pencarian agar hewan tersebut segera kembali kepada pemiliknya,” ujar Verdika.
Sementara itu, Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Putu Kholis Aryana menekankan pentingnya kepedulian terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat, termasuk kehilangan hewan peliharaan.
“Bagi pemiliknya, hewan peliharaan tidak hanya memiliki nilai materi, tetapi juga ikatan emosional yang kuat. Karena itu, setiap pengaduan masyarakat perlu mendapat perhatian dan penanganan yang sungguh-sungguh. Kami juga mengajak masyarakat untuk saling menghormati hak milik serta memperlakukan hewan dengan penuh tanggung jawab agar kejadian serupa tidak terulang,” tutup Putu Kholis.