Perkembangan Kasus Covid-19 Mengkhawatirkan, Kota Bekasi Terapkan PPKM Mikro Darurat

Abdullah M Surjaya
Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi saat meninjau RSUD Kota Bekasi. (Foto: Abdullah M Surjaya).

BEKASI, iNews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro Darurat. Langkah itu diambil karena penyebaran Covid-19 di Bekasi semakin mengkhawatirkan. 

Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi mengatakan, dalam sehari 72 orang meninggal karena terpapar Covid-19. Dia menuturkan, angka tersebut belum termasuk jumlah jenazah yang didatangkan dari rumah sakit swasta rujukan Covid-19.

"Karena kondisi seperti ini, kita mulai terapkan PPKM Mikro Darurat di Kota Bekasi karena banyak yang meninggal karena terpapar Covid-19,” ujar Rahmat di Bekasi, Rabu (30/6/2021).

Dia menuturkan, angka kematian pasien yang dimakamkan menggunakan protokol Covid-19 semakin meningkat setiap hari. Selain itu, dia juga mengkhawatirkan, kapasitas ruang perawatan di rumah sakit semakin menipis.

Apalagi, lanjut dia RSUD Kota Bekasi yang merupakan rumah sakit rujukan utama Covid-19 di Provinsi Jawa Barat telah terisi 75 persen oleh pasien Covid-19.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
6 hari lalu

Mantan Bintang Arsenal Terancam 5 Tahun Penjara Gegara Sertifikat Vaksin Covid-19 Palsu

10 hari lalu

Kasus Influenza A Mulai Meningkat, Lebih Bahaya dari Covid-19?

1 bulan lalu

Danantara Targetkan Proyek Sampah Jadi Listrik di Bekasi Suplai Energi ke 55.000 Rumah

1 bulan lalu

Pria Tanpa Identitas Tewas Tersambar Kereta Api di Bekasi, Terpental 10 Meter

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal