Di bidang pembangunan manusia, Jakarta mencatat Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tertinggi secara nasional, yakni 85,05 pada 2025.
Pemprov DKI Jakarta terus memperluas akses pendidikan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus, Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU), pemutihan ijazah, program padat karya, serta dukungan terhadap program Sekolah Rakyat.
“Kemajuan Jakarta harus dimulai dari manusianya. Kesempatan memperoleh pendidikan dan peningkatan kualitas hidup harus terbuka seluas-luasnya demi memutus rantai ketidakberuntungan,” tuturnya.
Pemprov DKI Jakarta juga memperkuat layanan publik, kesehatan, konektivitas, dan infrastruktur kota. Sejumlah proyek yang didorong antara lain LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai, MRT Fase 2 Bundaran HI-Kota Tua, Pedestrian Deck Dukuh Atas, pembangunan rumah sakit di eks lahan RS Sumber Waras, serta integrasi transportasi menuju Kepulauan Seribu.
“Mulai 2027, transportasi laut ke Kepulauan Seribu akan dikelola secara profesional oleh Transjakarta. Bersamaan dengan itu, penataan ruang kota terus dimaksimalkan, termasuk pembongkaran tiang monorel di Jalan H.R. Rasuna Said dan penguatan integrasi transportasi publik di kawasan JIS-Ancol,” ucapnya.