“Pilkades agak rentan dibanding dengan Pilgub. Dari 187 desa hanya 154 yang Pilkades. Ada satu desa yang tidak melaksanakan,” ucapnya.
Menurut dia, potensi kerawanan bisa terjadi sebelum dan sesudah Pilkades. Hal ini disebabkan ada persaingan antar lawan termasuk juga pendukung masing-masing. Karena itu, Candra mengimbau kepada pasangan calon dan masyarakat pendukung untuk tidak mengerahkan massa saat pilkades guna mengantisipasi gesekan.
“Konstelasi persaingan silakan saja. Tetapi jangan sampai mengerahkan massa. Masyarakat sendiri jadi korban. Apalagi pengerahan fisik. Enggak ada untungnya,” kata Candra.